ASKEP HIDROSEFALUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA HIDROSEFALUS
Oleh : Ns. Afiyah Hidayati, S.Kep.

A. DEFINISI

  • Akumulasi LCS dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural (Suriadi, dkk)
  • Keadaan patologis otak yg mengakibatkan bertambahnya LCS dg atau tanpa PTIK shg tdpt pelebaran ruangan tempat mengalirkan LCS (Staff Pengajar IKA FKUI, 2002)

B. REVIEW

  • Ruangan LCS mulai tbntk pd mg ke-5
  • Tdr dr : sistem ventrikel; sisterna magna pd dasar otak; dan ruang arakhnoid yg meliputi susunan saraf pusat
  • karakteristik LCS :
    ­ – Cairan jernih, bening
    ­ – Vol. ± 125 ml dg kec. Sekresi 500-750 ml/hari
    ­ – Tek. 75-150 mm H2O (Nelson, 1952)
    ­ – Air; Leukosit 0,5 sel/ml; protein 20-40 mg/100ml; glukosa 50-90 mg/100ml; NaCl
    108,8-130,5 mEq/l
  • Dihasilkan oleh pleksus koroidalis; diserap oleh Villi Arachnoid
  • Aliran LCS
    ventrikel lateralis — Foramen Monroi — Ventrikel III — Aquaductus Sylvii –
    Ventrikel IV — Foramen Luschka&Magendie — Ruang Subarakhnoid & amp;Sisterna Magna

C. ETIOLOGI

  • Kongenital
  • Infeksi
  • Neoplasma
  • Hemoragi
  • Trauma Cerebri

D. Mekanisme:

  • Obstruksi aliran LCS
  • Gangguan Absorpsi LCS
  • Peningkatan produksi LCS
      E. TIPE ANATOMIK HIDROSEFALUS :
  • Hidrosefalus Obstruktif
    – Stenosis Aquaductus
    – Tumor
    – Hematom
    – Malformasi Dandy-Walker
  • Hidrosefalus Komunikans
    – Malformasi Arnold-Chiari
    – Post infeksi
    – Akibat sekunder subarakhnoid haemoragic

      F. MANIFESTASI KLINIK :

    ~ Pembesaran lingkar kepala
    ~ Irritable, lethargic, apatis
    ~ Strabismus konvergen
    ~ PTIK, penurunan kesadaran
    ~ Fontanel : tegang; bulging
    ~ Manifestasi sesuai dg lokasi lesi pada otak


      G. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

    • Pemeriksaan lingkar kepala
    • CT Scan
    • MRI
    • EEG
    • Isotope ventriculogram

      H. TERAPI
      PRINSIP TERAPI
      – Memperbaiki hidrosefalus
      – Mengobati komplikasi
      – Manajemen penanganan ggn psikomotor

      TERAPI

    • Mengurangi produksi LCS : reseksi, koagulasi, azetasolamidisosorbid/furosemid
    • Sistem drainage:
      – Ventriculoperitoneal shunt
      – Ventriculoatrial shunt
      – Ventriculopleural shunt

      I. PENGKAJIAN

    • Riwayat kesehatan : trauma serebral, infeksi serebral, dll
    • Pemeriksaan fisik : fokusing area kepala
    • Pemeriksaan psikomotorik
    • Manifestasi klinis lainnya
    • Pemeriksaan diagnostic


      J. DIAGNOSA KEPERAWATAN
  • Risiko injury b.d peningkatan TIK
  • Risiko infeksi b.d terpasangnya drainage mekanis
  • Perubahan perfusi jaringan b.d interupsi aliran darah
  • Risiko gangguan integritas kulit b.d penekanan pada area blkg kepala
  • Gangguan proses keluarga b.d krisis situasional (anak dengan kelainan fisik)
      K. INTERVENSI KEPERAWATAN

    Risiko injury b.d peningkatan TIK
    – Observasi adanya PTIK
    – Lakukan pengkajian neurologis
    – Posisikan pasien dengan aman, tinggikan area kepala
    – hindari penggunaan sedasi

  • About these ads

    1 Komentar

    1. Moch. Choirudin said,

      10 April 2009 at 11:28 am

      Terima kasih atas informasinya ya …


    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: